Header ads

» » » » Dunia, Mengejarnya Sulit, Meninggalkannya Mudah

Qorun tidak pernah tahu bahwa kartu ATM yang ada di saku kita sudah cukup daripada semua kunci-kunci yang orang-orang paling kuat keberatan membawanya
Kisra raja Persia tidak pernah tahu jika sofa busa yang ada dirumah kita lebih menyenangkan daripada singgasananya
Kaisar yang budak-budaknya mengipasinya dengan kipas dari bulu merak di atas kepalanya tidak pernah sekalipun melihat AC yang ada dirumah kita
Heraklius yang minum air dari botol porselen yang orang orang disekitarnya merasa iri dengan kesejukan airnya, Tidak pernah merasakan dinginnya air kulkas di rumah kita
Khalifah Al-Manshur yang budak-budaknya menuangkan air panas ke air dingin sebagai campuran untuk mandinya, Dan memandang dirinya dengan kebanggaan, Tidak pernah sekalipun mandi dengan jacuzzy atau shower air panas
Orang-orang dulu berhaji dan mesti tinggal diatas unta selama satu bulan. Tidak seperti perjalanan haji kita yang hanya beberapa jam diatas pesawat ber AC
Kita hidup dalam kehidupan yang tidak pernah dilewati para raja, Bahkan tidak pernah mereka impikan
Tapi kebanyakan kita merasa hanya mendapat sedikit bagian
Semakin terbuka matamu
Semakin sempit dadamu
Ya Allah segala puji bagi-Mu atas semua nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada kami, Pada agama dan dunia kami
Kami tidak mampu menghitungnya sebagai mana kami tidak bisa menghitung pujian atas-Mu
*Sebuah artikel yang diterjemahkan akhi Muhammad Rofiq
Diambil dari grup WA El Fata

Didistribusikan oleh: Kajian Salaf

Salam dari redaksi

Jazakumullahu khairan telah membaca artikel "Dunia, Mengejarnya Sulit, Meninggalkannya Mudah". Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin. Silahkan berselancar lebih jauh untuk menikmati artikel lainnya di www.kajiansalaf.com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply